Warga Negara Indonesia, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2021.
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan, beliau memiliki karir yang panjang dalam berbagai sektor industri seperti otomotif, jasa finansial, konsultasi manajemen, dan retail konsumen. Beliau memulai karirnya bersama Delphi Automotive E&S di Indiana, Amerika Serikat, pada tahun 2001-2004 sebagai insinyur listrik sebelum kembali ke Indonesia dan bergabung bersama SKHA Consulting pada 2005-2006 sebagai konsultan manajemen. Beliau bergabung dengan GE Money Indonesia, dan mengambil peran regional di GE Capital Asia Pacific pada tahun 2008-2013, mencakup wilayah regional Asia-Pasifik sebagai Vice President Business Development/Merger & Acquisition. Beliau juga pernah menjabat sebagai Managing Director di PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk selama tahun 2013-2018. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Chief Operating O cer FKA Food and Agri Pte. Ltd.
Beliau memperoleh gelar sarjananya dari Purdue University jurusan Electrical Engineering pada tahun 2000, dan memperoleh gelar magisternya pada tahun 2005.

Warga Negara Indonesia, 45 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Komisaris Utama Perseroan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2020.
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan, beliau telah mengawali karir di PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk sebagai Business Development Manager pada tahun 1999, Direktur Operasional pada tahun 2007, Komisaris dari tahun 2011 hingga Oktober 2018, dan Direktur Utama di tahun 2019. Selain itu, beliau juga pernah memegang berbagai posisi penting lainnya, diantaranya Direktur PT Poly Meditra Indonesia (2006 – 2010) dan Direktur PT Tiga Pilar Sejahtera (2000 – 2010). Saat ini beliau juga menjabat sebagai anggota Direksi PT Balaraja Bisco Paloma, PT Subafood Pangan Jaya dan PT Putra Taro Paloma sejak November 2018.
Beliau menyelesaikan pendidikan di bidang Science in Biosystem and Agricultural Engineering di University of Minnesota Twin Cities pada 1998.

Warga Negara Singapura, 49 tahun, berdomisili di Singapura. Beliau diangkat menjadi Komisaris Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 22 Oktober 2018.
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Perseroan, beliau pernah menjabat sebagai Managing Partner di Leafgreen Capital Partners dan CEO di United Fiber System di Singapura, dan Komisaris di PT Golden Plantation Tbk (2014-2015). Beliau juga berpengalaman di industri perbankan, diantaranya bekerja di bagian investment banking pada tahun 1998 di UBS dan Merrill Lynch Hong Kong dan Deutsche Bank Singapore. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Managing Director di KKR Singapore sejak tahun 2014.
Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung pada 1994 dan MBA dari MIT Sloan School of Management pada 1998.

Warga Negara Jerman, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2021.
Beliau berasal dari keluarga berlatar belakang penggiling tepung selama 8 generasi dan menghabiskan 35 tahun dalam karirnya di bidang Industri Penggilingan Gandum dan Tepung. Selama 25 tahun terakhir, beliau telah bekerja di China dan Indonesia. Sejak tahun 1996 – 2008, beliau bekerja sebagai General Manager di Lamsoon Flour Mills, Shenzhen, dan sebagai Business Development Manager di Australian heat Board, Beijing. Pada tahun 2008 – 2012, beliau beralih ke Indonesia untuk bergabung bersama PT Lumbung Nasional Flour Mills sebagai Direktur Operasional. Sebelum menjabat sebagai CEO dari FKS Food and Ingredients pada akhir tahun 2019, beliau menjabat sebagai CEO dari Bungasari Flour Mills Indonesia, sejak perusahaan tersebut berdiri di tahun 2012. Saat ini beliau juga menjabat sebagai CEO dari FKS Food and Ingredients, perusahaan induk dari Bungasari Flour Mills, Tereos FKS, Padi Flour Nusantara, FKS Pangan Nusantara, dan Permata Food Indonesia.
Beliau lulus dari dari Swiss Milling School pada tahun 1987 dan memperoleh gelar MBA dari Universitas Heriot-Watt.

Warga Negara Indonesia, 67 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2020.
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan, beliau mengabdi kepada negara sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia dengan menduduki berbagai jabatan hingga tahun 2011, antara lain Dansatgas Tsunami Aceh, Dansatgas PAM Aceh Monitoring Mission Kapolda Riau, Kapolda Sumatra Selatan dan dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Kabareskrim). Beliau juga pernah dipercaya oleh Negara untuk mengemban tugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Uni Myanmar (2014 hingga 2018). Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
Beliau menyelesaikan pendidikan utamanya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Kepolisian pada 1977, Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1986 dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) serta menamatkan pendidikan di bidang hukum sampai jenjang S3 pada 1996. Beliau juga menamatkan pendidikan S2 di bidang administrasi bisnis (business administration) serta berbagai pendidikan kejuruan dan pendidikan singkat (courses) baik di dalam maupun di luar negeri.

Warga Negara Indonesia, 67 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2020.
Sebelum bergabung sebagai Komisaris Independen Perseroan, beliau mengawali karir sebagai Pegawai Negeri Sipil, dengan posisi terakhir pada 2014 sebagai Direktur Jendral Basis Industri Manufaktur pada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Sebelumnya, sejak tahun 2004, beliau diangkat pada posisi Direktur Jenderal yang menangani industri berbasis agro dan industri berbasis kimia. Disamping itu, beliau juga pernah mendapat penugasan sebagai komaris di beberapa Badan Usaha Miilik Negara antara lain sebagai Komisaris Utama Pupuk Iskandar Muda (Persero) dari tahun 2004 sampai tahun 2013 dan kemudian menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Baturaja Tbk. (Persero) pada 2008 hingga 2017. Setelah pensiun dari pegawai negeri, selanjutnya beliau menjabat di perusahaan swasta sebagai Senior Advisor PT PDSU sejak 2015 hingga 2019. Selanjutnya, beliau juga pernah memimpin organisasi usaha seperti Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia antara tahun 2015 dan 2016, juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Dewan Negara Penghasil Minyak Sawit dari tahun 2016 sampai tahun 2017.
Beliau menyelesaikan pendidikan strata satu di bidang Teknik Fisika pada tahun 1980 di Institut Teknologi Bandung dan memperoleh gelar Master of Business Administration pada 1989 dari University of Bridgeport, Amerika Serikat. Selain pendidikan formal, beliau juga mengikuti berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan di bidang Industri.

Warga Negara Malaysia, 49 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Direktur Utama Perseroan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2020.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan, beliau mengawali karir sebagai auditor pada Kassim Chan & Co/Deloitte Touche pada 1999. Beliau memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan dengan pernah menjabat sebagai Group Financial Controller Plenitude Berhad (2008), Chief Financial Officer PT Malindo Feedmill, Tbk (2008 hingga 2014), serta President Director PT FKS Multi Agro (2014 hingga 2019).
Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Akuntansi pada Tunku Abdul Rahman University College pada 1994 dan mendapat gelar Certified Public Accountant MACPA Final Stage.

Warga Negara Indonesia, 51 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 22 Oktober 2018.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Perseroan, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Petrodrill Manufaktur sejak 2015 sampai dengan 2018 dan Direktur Utama PT Prima Sentra Usaha sejak 2014 s.d. 2018. Hingga akhir tahun 2018, beliau tidak memiliki rangkap jabatan.
Beliau menyelesaikan pendidikan di Portland State University, Oregon pada 1993, dan meraih gelar Master of Business Administration dari City University, Oregon pada tahun 1994.

Warga Negara Indonesia, 47 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa 26 Februari 2020.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Perseroan, beliau mengawali karir di PT Yupi Indojelly Gum dengan jabatan terakhir sebagai Production Supervisor, beliau juga memiliki pengalaman panjang di bidang operasional, yakni sebagai Engineering Manager di PT San Miguel Pf (2000 hingga 2006), Plant Manager PT Ades Waters Tbk. (2006 hingga 2008), dan terakhir menjabat sebagai Plant Manager PT Aqua Golden Mississippi (2017 hingga 2019).
Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknik Pertanian pada 1997 dari Institut Pertanian Bogor. Selain pendidikan formal, beliau juga mengikuti berbagai pendidikan informal dari berbagai institusi dalam dan luar negeri.